SERANG, BANTENINTENS.CO.ID – Diduga akibat korsleting listrik, mobil ekskavator atau biasa disebut beko yang digunakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang untuk mengeruk sampah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong, hangus dilalap si jago merah, Sabtu (23/1/2020), pukul 23.00 WIB.

Dikatakan Kepala DLH Kota Serang, Ipiyanto, ia membenarkan bahwa mobil beko di TPSA Cilowong terbakar sekitar pukul 23.00 WIB. Untuk memadamkannya, Damkar Kota Serang menurunkan hingga tiga mobil damkar.

“Iyah betul. Kejadiannya itu sekitar pukul 23.00 WIB. Itu sampai jam 01.00 WIB dini hari baru padam. Sampai menurunkan tiga mobil damkar,” ujarnya, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Minggu (24/1/2020).

Menurutnya, saat itu mobil beko sedang dalam kondisi digunakan. Namun tiba-tiba, muncul api dari bagian mesin yang berada di belakang mobil beko. Pihaknya pun menduga hal itu dikarenakan konsleting listrik.

“Sepertinya konsleting listrik. Posisinya beko itu dalam kondisi dioperasionalkan. Posisi mesin kan di belakang, tiba-tiba nyala (api) dan orang yang mengoperasikan langsung lompat. Alhamdulillah tidak kenapa-kenapa,” katanya.

Alhasil, saat ini mobil beko tersebut dalam keadaan rusak parah akibat dilahap si jago merah selama dua jam lebih.

“Wah habis lah, orang kita aja sampai gunakan tiga damkar,” tandasnya. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini