SERANG, BANTENINTENS.CO.ID – Guna membantu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di desa, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Serang, menggelar kick of meeting dan pengukuhan dukungan inovasi Bunga Desa, (Bantu UMKM Pangan di Desa) dengan Satuan Operasional Perangkat Daerah (SOPD) dan instansi lintas sektoral.

Hadir dalam acara tersebut, Perwakilan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Serang Barat dan Timur, Bank Indonesia, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Serang, Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, UPTD PSMB Provinsi Banten, UPTD BPTSI dan BPJHP.

Dikatakan Kepala Balai Besar POM di Serang
Trikoranti Mustikawati, kegiatan tersebut bagaimana pemasaran UMKM di desa ini dapat bersinergi dengan SOPD yang lain. Jadi tidak berdiri sendiri, tapi keterkaitan antara Balai Besar POM dengan SOPD sehingga dapat membantu UMKM.

“Banyak pelaku UMKM tidak mengetahui bagaimana mengurusi izin di Pemda, bagaimana produksi yang baik dan benar,  bagaimana pelebelan. Nanti kita akan melakukan pendampingan bersama lintas sektor terkait untuk membantu UMKM,” katanya, ditemui di Aula Kantor Balai Besar POM di Serang, Banjarsari, Cipocok Jaya, Kota Serang, Kamis (8/4/2021).

“Jadi kami akan bergandengan untuk mempermudah pengurusan UMKM-UMKM di desa, seperti masalah Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) kita gandeng pihak pajak, masalah lebel halal kita gandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan lain sebagainya,” sambungnya.

Menurutnya, program tersebut baru pertama kali dilaunching dan kegiatan tersebut merupakan langkah baru dalam mensinergikan dengan instansi masing-masing sektoral. Kedepan, pihaknya akan melakukan sosialisasi langsung ke pelaku UMKM.

“Tahun ini akan kita lakukan di Kabupaten Serang, nanti akan kita evaluasi hasilnya, kita lihat kendala dan apa peluangnya. Kalau kegiatan ini hasilnya baik akan kita lakukan juga di kabupaten m/kota lainnya,” ujarnya.

Ia berharap, dengan adanya program Bunga Desa tersebut, UMKM di desa agar semangat dan tidak semakin lesu dalam produksi apalagi di tengah pandemi Covid-19 seperti ini.

“Dengan adanya program ini diharapkan mereka lebih semangat dan produktif lagi, dan juga dapat mengembangkan sayapnya sehingga dapat meningkatkan perekonomian di desa,” harapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat pada Dinas Pemberdayaan Desa Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Serang, Nasir Al-Afghani mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik sekali program Bunga Desa tersebut.

“Kami sangat menyambut baik, ini dalam rangka memfasilitasi bagaimana UMKM di Kabupaten Serang segera mendapatkan izin produksi, sertifikat dan sebagainya. Sebab di bawah masyarakat banyak yang belum tahu,” katanya.

Dirinya berharap, dengan adanya sinergitas antar instansi dengan kompetensi di bidangnya dapat mempermudah UMKM khususnya di desa dalam mengurus status, sertifikat dan lain sebagainya.

“Karena mana mungkin UMKM bisa melejit lebih jauh lagi kalau kita tidak punya status, karena jika belum tersertifikat ini menghambat pemasaran,” tandasnya. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini