SERANG, BANTENINTENS.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Serang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang merujuk sebanyak 27 pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) ke Rumah Sakit Jiwa Marzoeki Mahdi (RSJMM) Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (31/5/2023).
Kepala Dinkes Kota Serang, Hasanudin mengatakan, orang dengan gangguan jiwa tersebut dirujuk ke rumah sakit khusus di wilayah Bogor itu untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
“Tujuan kami merujuk mereka (ODGJ, red) untuk mengobatinya. Makanya kami rujuk ke rumah sakit jiwa di Bogor,” katanya.
Menurutnya, jumlah ODGJ yang dirujuk ke rumah sakit jiwa Marzoeki Mahdi Bogor itu awalnya sebanyak 29 pasien. Namun, dua diantaranya batal berangkat karena kaki pasien ODGJ tersebut tidak bisa berjalan.
“Dari 29 orang, ada dua yang tidak diberangkatkan karena faktor motoriknya tidak bagus. Jadi yang kami berangkatkan 27 pasien,” ujarnya.
Dia menjelaskan, para ODGJ yang dirujuk tersebut merupakan orang-orang yang mengalami gangguan kejiwaan dalam kategori berat. Sehingga, dibutuhkan perawatan intensif sebagai tindak lanjut dari pengobatan untuk penyembuhan mereka.
“Pastinya yang kategori berat. Karena kalau ringan, masih bisa berobat di puskesmas, rawat jalan saja,” ucapnya.
Rencananya, para ODGJ tersebut akan mendapatkan pengobatan dan perawatan di Rumah Sakit Marzoeki Mahdi Bogor selama 18 hari.
“Nanti mereka menginap dan diobati oleh ahli kejiwaan selama 18 hari. Kami kirim ke luar kota, karena di sini (Banten) belum ada rumah sakit khusus penanganan ODGJ,” jelasnya.
Hasanudin mengungkapkan, pasien ODGJ yang akan berangkat harus melalui beberapa tahapan mulai dari pemeriksaan, pemberkasan sampai dengan persetujuan pihak keluarga.
“Jelas yang berangkat ini pasti ada persetujuan, tanda tangan dulu mereka, kalau mereka tidak setuju maka tidak akan diberangkatkan,” tuturnya.
27 pasien yang diberangkatkan itu, dikatakan dia, terdiri dari Puskesmas Kasemen dua, Puskesmas Ciracas satu, Puskesmas Singandaru satu, Puskesmas Curug satu, Puskesmas Rau dua, Puskesmas Banten girang empat, puskesmas Banjaragung dua.
“Puskesmas Unyur 2, Puskesmas Serang Kota dua, Puskesmas Kalodran satu, Puskesmas Pancur empat, Puskesmas Kilasah satu, Puskesmas Taktakan dua dan Puskesmas Walantaka dua, jadi semuanya 27,” tandasnya. (Red)