SERANG, BANTENINTENS.CO.ID – Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang, berencana akan melakukan relokasi para pedagang yang berada di area Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang.
Kepala Disparpora Kota Serang, Sarnata mengatakan, para pedagang yang menempati area sekitar stadion saat ini semakin ramai. Untuk itu, pihaknya akan menata para pedagang tersebut agar terlihat lebih rapi.
“Relokasi pedagang sebelah timur ini masih proses dan berjalan,” katanya, Selasa (4/7/2023).
Sarnata menjelaskan, sebelum melakukan relokasi para pedagang di stadion, pihaknya akan melakukan berbagai macam kajian agar tidak adanya hal-hal yang menyalahi aturan.
“Jadi kita lihat dari sisi regulasi terus kita kaji dari mekanismenya, kita kaji tugas dan fungsi Disparpora itu sendiri. Kalau tiga hal itu nanti tidak menyalahi prosedur yang ada kemungkinan besar ini akan kita lakukan,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, jika memang proses mekanisme, tugas dan fungsi serta regulasi tidak memungkinkan untuk melakukan relokasi pedagang maka hal tersebut tidak akan dilakukan.
“Kemungkinan besar juga tidak akan kita lakukan. Karena pada dasarnya saya ingin berbuat sesuai prosedur dan mekanisme yang ada,” ucapnya.
Menurutnya, alasan dari relokasi pedagang tersebut ialah untuk membuat citra lokasi tersebut kembali terlihat rapi, aman serta nyaman.
“Pertimbangan kami, itu kesannya kumuh. Jadi stadion itu tidak terkelola keliatannya, sehingga tampak kumuh, semrawut dengan banyaknya para pedagang,” katanya.
Ia juga berharap dengan adanya penataan para pedagang yang saat ini menempati area tersebut, masyarakat yang hendak melakukan aktivitas olahraga pun tidak terganggu dengan bayaknya pedagang yang berada di sekitar area stadion.
“Sehingga mengganggu aktivitas masyarakat yang melakukan olahraga di sekitar area stadion,” ucapnya.
Sarnata juga menerangkan, bahwa jumlah pedagang kaki lima (PKL) yang saat ini berada di area stadion itu kemungkinan lebih dari 200 PKL.
“Sekarang disana saya tidak tahu, mungkin lebih dari 200,” terangnya
Dalam relokasi para PKL tersebut, Sarnata mengaku akan bekerjasama dengan pihak ketiga. Akan tetapi, ia menjelaskan dalam proses tersebut masih memiliki proses yang cukup panjang.
“Kita kerja sama nanti dengan pihak ketiga, mangkanya saya bilang tadi dikaji dari mekanisme untuk menetapkan pihak ketiga, apa nanti sewa atau yang lain. Kita kaji bersama-sama, tadi ada bagian hukum dan inspektorat, dari Disperindagkop dari pengelola aset daerah juga ada. Prosesnya masih panjang, ini kita baru diskusi awal,” tandasnya. (Red)