SERANG, BANTENINTENS.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang mencatat sebanyak 282 warga Kota Serang terjangkit penyakit demam berdarah dengue (DBD) sepanjang tahun 2023 dan dua diantara penderita itu meninggal dunia.
Kepala Dinkes Kota Serang, Ahmad Hasanudin mengatakan, dari 282 warga Kota Serang yang terjangkit DBD tersebut dua diantaranya meninggal dunia berusia 8 dan 4 tahun.
“Yang meninggal dunia itu pertama di bulan Januari 2023 warga Cipare, umurnya 8 tahun. Kedua warga Curug di bulan Juli 2023, usianya 4 tahun. Mereka itu telat melaporkan,” katanya, Sabtu (6/1/2024).
Untuk meminimalisir kasus DBD, ia meminta kepada masyarakat agar memperhatikan lingkungan tempat tinggalnya. Mulai dari membersihkan aliran air tersumbat, menutup penampungan air dan membersihkan bak kamar mandi.
“Dari tiga hal itu lama-lama menjadi jentik-jentik nyamuk yang akhirnya jadilah nyamuk aides aigepty,” ujarnya.
Hasan mengungkapkan, nyamuk aides aigepty akan menggigit manusia pada waktu pagi hari dan sore hari.
“Nyamuk DBD itu menggigit diantara jam pagi dan jam sore gitu kan, biasanya pagi dan sore,” ucapnya.
Menurutnya, kasus DBD di Kota Serang akan turun jika dibarengi dengan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan di lingkungannya masing-masing.
“Kalau masyarakat sendiri yang menyadari kemudian mau dan mampu untuk merubahnya selesai,” tandasnya. (Red)