SERANG, BANTENINTENS.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang mencatat sejak Januari hingga Agustus 2024 sebanyak 17.104 warga Kota Serang menderita penyakit diabetes melitus (DM) atau kencing manis.
Dalam data tersebut, mayoritas yang terjangkit diabetes melitus pada tahun 2024 adalah perempuan, sebanyak 10.533 jiwa. Dengan rincian, usia 15 tahun sebanyak 36 jiwa, usia 15 hingga 59 tahun sebanyak 6.745 dan usia 59 tahun keatas sebanyak 3.743 jiwa.
Sedangkan laki-laki yang terjangkit di Kota Serang sebanyak 6.730, dengan rincian usia 15 tahun sebanyak 8 jiwa, usia 15-59 tahun sebanyak 3.938 dan usia diatas 59 sebanyak 2.784.
Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinkes Kota Serang, Ratu Ani Nuraeni mengatakan, jika dibandingkan dengan tahun 2023, jumlah warga Kota Serang yang terjangkit diabetes melitus di tahun 2024 mengalami kenaikan.
“Untuk data penyakit diabetes di tahun 2023 ada 5.600 jiwa sedangkan untuk tahun ini (2024) per Agustus ada 17.104 jiwa. Jadi di tahun ini kenaikannya cukup signifikan ya, kalau melihat angka itu. Miris ya,” ujarnya, Kamis (10/10/2024).
Dia menjelaskan, diabetes yang menjangkit warga Kota Serang memiliki dua tipe, yakni tipe satu dan tipe dua. Untuk diabetes melitus tipe satu disebabkan karena adanya faktor genetik, sedangkan untuk tipe dua salah satu yang mempengaruhi adalah pola hidup yang tidak sehat.
“Kalau untuk diabetes itu ada dua jenis, ada tipe satu dan tipe dua. Tipe satu biasanya bisa kita deteksi di ana-anak dan itu lebih ke pada faktor genetik,” ujarnya.
Maka dari itu, untuk menekan angka diabetes di Kota Serang, Ratu menuturkan pihaknya telah melakukan pencegahan, seperti deteksi dini kepada anak dibawah 15 tahun dan deteksi kepada warga yang menderita obesitas pada usia 39 tahun keatas.
“Deteksi dini itu, pertama memang gula darah sewaktu, maksudnya kalau dia cut off nya lebih 200 berarti ada resiko terkena diabetes. Nah, nanti itu ditindaklanjuti di Puskemas, pemeriksaan lanjutan
Saat ini, kata dia, pemeriksaan dini penyakit diabetes melitus sudah dilakukan kepada 34 ribu warga Kota Serang.
“Untuk tahun ini kita sudah memeriksa gula darah sebanyak 34 ribu. Dari hasil pemeriksaan untuk yang normal (gula darah) ada 69 persen atau sekitar 23.600. Untuk pradiabetes ada 17 persen dan diabetes ada 12 persen,” tandasnya. (Red)