SERANG, BANTENINTENS.CO.ID – Ratusan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Maulana Yusuf (MY), Ciceri, Kota Serang, telah direlokasi oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang. Pedagang yang semula berjualan di depan Kawasan Stadion MY itu, dipindahkan ke lahan kosong di dalam Stadion MY.

Salah seorang pedagang Stadion MY, Rudi Wahyudi mengatakan, dirinya merasa khawatir usai dipindahkan untuk berjualan di dalam kawasan stadion. Sebab, sebelum dipindahkan lapak dagangannya telah mengalami penurunan penjualan. 

“Waktu masih jualan di depan aja sepi, apalagi ini dipindahkan ke belakang,” ujarnya, Selasa (17/12/2024).

Ia mengungkapkan, adanya gerbang parkir menjadi faktor utama kekhawatirannya terhadap penurunan jumlah pengunjung. 

“Karena dengan adanya parkir pengunjung bakal malas untuk masuk ke dalam sini,” katanya. 

Rudi menuturkan, persoalan gerbang parkir tersebut telah beberapa kali diprotes pedagang, bahkan sempat dilakukan demonstrasi yang menunjukkan penolakan terhadap keberadaan gerbang parkir.

“Kami pedagang sudah lama mau dibuka, bahkan waktu itu sempat didemo pedagang agar parkiran itu dibongkar. Tapi tetap saja tidak dibongkar,” tuturnya.

Oleh sebab itu, dirinya berharap, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dapat melakukan tindakan untuk membongkar gerbang parkir yang ada di Kawasan Stadion Maulana Yusuf. 

Dirinya juga mengancam, akan kembali pindah berjualan ke depan apabila gerbang parkir tidak dibongkar. 

“Harapannya itu dibongkar, karena kalau tidak dibongkar pengunjung tidak bakalan mau masuk. Itu juga alasan kami berjualan di depan,” ucap Rudi.

“Karena kami berjualan kan cari duit buat makan, bukan buat kumpul begini buat apaan kalau tidak ada pengunjung. Lebih baik pindah lagi,” tandasnya. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini