SERANG, BANTENINTENS.CO.ID – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Serang, Budi Rustandi, menyampaikan refleksi perjalanan Partai Gerindra yang lahir dari semangat perjuangan membela rakyat kecil.
Hal itu disampaikannya saat merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra yang dihadiri kader Gerindra Kota Serang, pada Minggu (8/2/2026).
Budi Rustandi mengaku tersentuh saat melihat kembali dokumentasi perjalanan politiknya sejak awal aktif di partai. Ia menilai perjuangan politik tidak berhenti pada momentum kampanye, melainkan diwujudkan melalui kerja nyata yang terus berjalan di tengah masyarakat.
“Gerak kita tidak harus menunggu kampanye. Kalau bisa membantu, kita bantu. Kerja nyata itu yang utama,” ujarnya.
Menurut Budi, aktivitas partai dan kader harus memberi dampak langsung bagi masyarakat. Ia menekankan, pembuktian kerja tidak dilakukan melalui slogan, melainkan melalui hasil yang dirasakan warga. Sikap itu, kata dia, telah dijalaninya sejak masih menjabat sebagai pimpinan legislatif hingga kini sebagai Walikota Serang.
Ia juga menyinggung kondisi fiskal yang menuntut pemerintah daerah tetap bekerja efektif meski terdapat penyesuaian anggaran dari pemerintah pusat. Budi menegaskan pembangunan di Kota Serang tetap berjalan secara bertahap dengan mengedepankan prioritas kebutuhan masyarakat.
“Semua aduan harus direspons. Mohon bersabar bagi yang belum terjangkau, karena pembangunan dilakukan sesuai kemampuan anggaran,” katanya.
Budi menyebut sejumlah proyek pembangunan dan penataan kota terus disiapkan, termasuk pengembangan ikon-ikon ekonomi dan ruang publik. Ia menyampaikan rencana pembangunan lanjutan kawasan Alun-alun Kota Serang yang dijadwalkan mulai berjalan pada Maret mendatang sebagai bagian dari penguatan wajah kota.
Dalam kesempatan itu, Budi juga mengajak seluruh kader Gerindra untuk mendukung program pemerintah pusat dan provinsi. Ia menilai kesinambungan kebijakan antara pusat, provinsi, dan daerah mempermudah pelaksanaan pembangunan.
“Kader punya tugas mengedukasi masyarakat soal program pemerintah. Arah kebijakannya jelas untuk kepentingan rakyat,” ujarnya.
Ia memaparkan capaian pembangunan Kota Serang selama 11 bulan terakhir, diantaranya pembangunan Royal Baroe, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan angka kemiskinan, serta penurunan tingkat pengangguran. Menurutnya, capaian tersebut menjadi dasar untuk mendorong investasi agar lapangan kerja semakin terbuka.
Budi menekankan pentingnya keterbukaan daerah terhadap investasi yang sehat sebagai penggerak ekonomi. Ia menilai, pertumbuhan investasi akan memperkuat pendapatan daerah dan mempercepat pembangunan.
“Anak cucu kita butuh masa depan yang cerah. Itu yang harus kita siapkan dari sekarang,” tandasnya. (Red)









