SERANG, BANTENINTENS.CO.ID – Hujan lebat yang turun sejak Minggu (8/3/2026) dini hari memicu banjir di sejumlah wilayah Kota Serang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang mencatat 20 kejadian banjir terjadi di beberapa kecamatan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang, Diat Hermawan, menyebutkan genangan terjadi akibat curah hujan yang cukup tinggi disertai luapan aliran kali dan saluran drainase yang tidak berfungsi maksimal.

“Beberapa wilayah sudah surut, namun di sejumlah titik air masih menggenangi permukiman warga. Petugas terus melakukan pemantauan dan membantu warga di lokasi terdampak,” kata Diat, Senin (9/3/2026).

Data BPBD hingga pukul 08.30 WIB mencatat banjir terjadi di Kecamatan Serang, Cipocok Jaya, Kasemen, dan Walantaka. Ketinggian air bervariasi mulai dari 15 sentimeter hingga sekitar satu meter.

Di Kecamatan Serang, genangan sempat terjadi di Lingkungan Kebaharan Masjid dan Lingkungan Domba, Kelurahan Lopang, serta Perumahan BIP Kelurahan Unyur. Kondisi air di wilayah tersebut kini sudah surut.

Sementara di Kecamatan Cipocok Jaya, banjir tercatat di Komplek Untirta Kelurahan Banjar Agung serta Perumahan Grand Sutera Kelurahan Panancangan. Di kawasan Grand Sutera, ratusan rumah terdampak dan genangan masih terjadi.

Wilayah Kecamatan Kasemen juga terdampak cukup luas. Banjir dilaporkan di sejumlah lingkungan seperti Jabang Bayi, Kroya Baru, Kroya Indah Permai, Manggerong, Cikedung, Jenggot, Kepuh, Sukadiri, Priyayi, Kebasiran, Sindangsari.

Di Lingkungan Manggerong, Kelurahan Sawah Luhur, ketinggian air mencapai sekitar satu meter sehingga sebagian warga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Selain banjir, BPBD juga mencatat kejadian cuaca ekstrem yang menyebabkan kerusakan rumah di beberapa lokasi akibat hujan deras disertai angin kencang.

Secara keseluruhan, bencana hidrometeorologi tersebut berdampak pada sekitar 2.223 kepala keluarga atau 6.763 jiwa. Sebanyak 528 rumah terendam dan 22 kepala keluarga atau 84 jiwa dilaporkan mengungsi. Rumah rusak sebanyak 4 rumah. Rumah roboh 4 kejadian.

BPBD Kota Serang masih melakukan pemantauan di sejumlah wilayah serta pendataan terhadap warga yang terdampak banjir. Petugas juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas tinggi yang masih dapat terjadi. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini