SERANG, BANTENINTENS.CO.ID – Revitalisasi kawasan Alun-alun di Kota Serang ditargetkan mulai dikerjakan pada Mei 2026. Proyek ini menggabungkan Alun-alun Barat dan Alun-alun Timur menjadi satu kawasan terpadu dengan konsep ruang publik yang lebih luas.
Ketua Satgas Percepatan Pembangunan dan Investasi Kota Serang, Wahyu Nurjamil, menyampaikan proses lelang tengah berjalan di Dinas Pekerjaan Umum. Pelaksanaan fisik diharapkan dapat dimulai dalam waktu dekat.
“Insyaallah saat ini sedang diproses untuk lelang di Dinas PU. Mudah-mudahan April ini sudah bisa berjalan, atau paling lambat Mei sudah mulai pelaksanaan. Nilainya kurang lebih Rp50 miliar,” kata Wahyu, Senin (6/4/2026).
Ia menjelaskan, revitalisasi dilakukan dengan menggabungkan seluruh kawasan Alun-alun menjadi satu kesatuan tanpa lagi pemisahan antara barat dan timur. Penataan ini diharapkan menghadirkan ruang publik yang lebih optimal dan representatif.
Menurut Wahyu, konsep yang disiapkan mencakup ruang bermain anak, ruang terbuka untuk masyarakat, fasilitas olahraga, hingga area upacara. Selain itu, akan dibangun tugu yang merepresentasikan unsur ulama, umarah, dan masyarakat sebagai identitas Kota Serang.
“Nantinya ini akan menjadi ikon ibu kota Provinsi Banten yang bisa dimanfaatkan tidak hanya oleh warga Kota Serang, tetapi juga masyarakat luar daerah,” ujarnya.
Sejumlah fasilitas lama akan mengalami penyesuaian. Tugu yang ada sebelumnya akan diganti dengan konsep baru, sementara gedung olahraga direncanakan dipindahkan dan lahannya dimanfaatkan sebagai area parkir. Untuk sementara, kapasitas parkir diperkirakan mampu menampung ratusan kendaraan, dengan rencana pengembangan gedung parkir berkapasitas lebih besar.
Selama proses pembangunan berlangsung, pelaku ekonomi kreatif akan diarahkan menggunakan lokasi alternatif. Pemerintah Kota Serang juga tengah berkoordinasi agar stadion dapat difungsikan sementara sebagai ruang kegiatan.
Revitalisasi ini diharapkan menciptakan kawasan yang lebih terbuka, tertata, dan memiliki nilai estetika, sekaligus mendukung aktivitas masyarakat dalam berbagai kegiatan. (Red)









