SERANG, BANTENINTENS.CO.ID – Dalam rangka menjaga kondusivitas saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Walikota Serang Budi Rustandi, bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau kesiapan Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan).
Kegiatan ini menyasar sejumlah titik vital, mulai dari Pospam Titan Arum di Jalan Raya Cilegon KM 3, kawasan Parung, hingga Alun-alun Kota Serang.
Walikota Serang, Budi Rustandi turun langsung bersama Komandan Kodim (Dandim) 0602/Serang dan Kapolresta Serang Kota untuk memastikan personel gabungan dari Polsek, Koramil, dan Pemkot dalam kondisi siaga penuh.
“Kita mengecek kesiapan teman-teman dari Polsek, Koramil, dan Pemkot. Kita pastikan mereka sudah siap semua untuk mengamankan Nataru 2025-2026 ini,” ujar Budi di sela peninjauan, Rabu (23/12/2025) malam.
Sebagai bentuk dukungan moral, Budi turut membagikan bingkisan kepada para petugas yang berjaga di setiap pos. Ia mengapresiasi dedikasi mereka dalam menjaga keamanan warga di tengah masa liburan.
Dalam kesempatan tersebut, Budi menekankan instruksi Presiden RI agar kepala daerah menjaga kondusivitas wilayahnya.
Ia bertekad menjadikan Serang sebagai kota yang terbuka dan ramah bagi wisatawan, bukan kota yang tertutup atau intoleran.
“Kita harus menjadi kota yang terbuka, jangan sampai jadi kota yang rasis atau radikal. Presiden ingin menjaga kondusivitas negara. Kota Serang harus hidup, tidak boleh menjadi kota yang mati,” tegasnya.
Budi berharap dengan keamanan yang terjamin, wisatawan tidak ragu berkunjung ke Kota Serang.
Hal ini sejalan dengan target nasional untuk meningkatkan pendapatan negara melalui sektor pariwisata pasca tahun baru.
Evaluasi Fasilitas Kesehatan
Selain aspek keamanan, Budi memberikan atensi khusus pada layanan kesehatan di pos pelayanan.
Ia menginstruksikan agar tim medis bersiaga dan memaksimalkan pelayanan hingga pukul 11.00 malam.
Dari hasil sidak, Budi menilai fasilitas di Parung dan Alun-alun sudah cukup memadai.
Namun, ia menemukan kekurangan peralatan medis di Pos Titan Arum dan langsung memerintahkan Dinas Kesehatan untuk segera melengkapinya.
“Di Titan Arum mungkin kekurangan alat, saya minta besok sudah dipersiapkan. Untuk pelayanan kesehatan, saya minta dimaksimalkan sampai jam 11 malam,” tandasnya. (Red)







