SERANG, BANTENINTENS.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub) dan Polres Serang Kota, kembali menggelar operasi Yustisi gabungan. Hal itu menyusul Kota Serang yang masuk pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3.
Kepala BPBD Kota Serang, Diat Hermawan mengatakan, merujuk dari Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 6 tahun 2022, dan Instruksi Walikota (Inwal) nomor 3 tahun 2022, petugas gabungan melakukan operasi yustisi untuk mengingatkan kembali masyarakat terhadap penerapan Prokes.
“Sebab saat ini, kesadaran masyarakat mulai menurun, karena merasa telah melaksanakan vaksin. Kemudian, dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten hanya Kota Serang yang masuk ke level 3,” katanya, usai operasi Yustisi di Pasar Lama, Kota Serang, Kamis (3/2/2022).
Ia menjelaskan, menurut keterangan dari para ahli kesehatan, yang mudah terpapar Covid-19, khususnya varian Omicron justru masyarakat yang sudah divaksin.
“Jadi yang gampang terpapar Covid-19 itu yang sudah divaksin. Karena penyebaran Omicron ini 500 persen, artinya lima kali lebih cepat terpapar dibandingkan varian lain,” ujarnya.
Menurut dia, kesadaran masyarakat menjadi hal yang utama dalam menekan penyebaran Covid-19. Sementara, pemerintah hanya bisa memberikan imbauan dan sosialisasi, serta mengingatkan masyarakat.
“Mudah-mudahan adanya operasi ini kesadaran masyarakat kembali meningkat, dan waspada,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Serang, Kusna Ramdani menyebutkan, dalam kegiatan operasi yustisi tersebut, pihaknya menemukan 48 orang yang melanggar protokol kesehatan.
“Jumlah pelanggar 48 orang, 38 laki-laki, dan 10 orang perempuan,” ucapnya.
Menurutnya, operasi Yustisi gabungan akan digelar secara rutin di lokasi-lokasi di mana mobilitas masyarakat sangat tinggi. Seperti di Pasar Lama, Pasar Rau, Pasar Kepandean, dan sebagainya.
“Operasi akan digelar bergantian setiap harinya. Dengan operasi ini diharapkan masyarakat dapat menerapkan perilaku bersih dan sehat setiap hari untuk mencegah penularan Covid-19,” katanya. (Red)