SERANG, BANTENINTENS.CO.ID – Sejumlah harga kebutuhan pokok di Pasar Induk Rau (PIR) Kota Serang mengalami kenaikan yang cukup tinggi, terutama beras dan daging lokal. Hal itu selain dipengaruhi oleh minimnya stok barang juga karena menjelang Natal dan tahun baru (Nataru) 2024.

Penjabat (Pj) Wali Kota Serang, Yedi Rahmat mengatakan, terdapat sejumlah kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan, khususnya jenis volatile food. 

Seperti harga cabai yang kini mencapai sekitar Rp100.000 per kilogram, dan kemungkinan akan mengalami kenaikan berdasarkan permintaan.

“Walau pun memang beberapa hari ke belakang harganya lebih dari itu, sekitar Rp120.000 per kilogram,” katanya, usai sidak di Pasar ainduk Rau, Jumat (8/12/2023).

Kemudian, harga daging impor jenis kerbau saat ini berkisar di harga Rp80.000 sampai Rp100.000 per kilogram.

“Tapi untuk harga daging lokal cukup tinggi, Rp130.000 sampai Rp135.000 per kilogram,” ujarnya.

Selain itu, untuk kenaikan bahan pokok yang cukup tinggi yakni beras jenis medium, yang kini mencapai harga Rp13.000 per liternya.

“Beras medium Rp13.000 per liter, dan itu naik sekitar 40 persen. Memang, biasanya menjelang nataru ini harga kebutuhan pasti naik,” tuturnya.

Untuk mengatasi kenaikan harga tersebut, Pemkot Serang melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DinkopUKMPerindag) akan berupaya menyubsidi sejumlah bahan pokok utama.

“Jadi nanti kami lihat dulu, apakah masih ada subsidi di dinas. Kami akan coba diskusi nanti, supaya bisa terkendali untuk harga-harganya,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala DinkopUKMPerindag Kota Serang Wahyu Nurjamil mengatakan, mengenai subsidi terhadap sejumlah harga bahan kebutuhan pokok, pihaknya akan melakukan intervensi harga.

“Misalnya harga cabai Rp100.000 perkilo, nanti kami akan intervensi itu supaya harganya turun menjadi Rp50.000. Jadi, kami fokus intervensi harga tertinggi,” ujarnya. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini