SERANG, BANTENINTENS.CO.ID – PT Bank Pembangunan Daerah Banten (BEKS) mengaku telah berhasil memiliki merchant QRIS sebanyak 2000 unit pada sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) pada delapan Kabupaten dan Kota di Banten.
Hal di atas dikemukakan Direktur Bisnis Bank Banten, Selamet Riyadi, usai kunjungan ke Kantor Walikota Serang, Kamis (26/03/2026).
“Ada 2000 QRIS sudah beredar,” katanya.
Angka ini sama dengan 0,43 persen jika dibanding total jumlah QRIS yang beredar pada 470.000 merchant sesuai data Bank Indonesia Perwakilan Banten di Tahun 2025.
Saat ini, lanjutnya Bank Banten telah melangkah masuk ke sektor UMKM tanpa meninggalkan fokus pada pembiayaan kredit Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Saat ini masih fokus pada ASN. Karena ASN yang ada saja belum bisa kita layani seutuhnya. UMKM juga kita sudah mulai masuk, tapi dengan metode yang lain. Antara lain dengan chaneling dan lain sebagainya, kita sedang persiapkan. Karena kami masih membangun,” ujarnya.
Direktur Utama Bank Banten, Muhammad Bushtami, menjelaskan pihaknya juga tengah berencana membangun sentra kredit yang diperuntukan bagi para kontraktor dengan pembiayaan berbasis APBD.
“Tentunya kita sesuaikan dengan kebutuhannya. Kita sudah koordinasikan pemerintah kabupaten dan kota di Banten. Jadi di satu sisi kita memberikan pembiayaan, di sisi lainya melayani,” pungkasnya.
Di samping, tambahnya, menjalin kerjasama pengelolaan RKUD pada Kabupaten dan Kota di Banten yang belum bekerjasama. “Saat ini baru tiga daerah yang sudah kami kelola RKUD nya, di antaranya, Kabupaten Lebak, Pandeglang dan Kota Serang,” tuturnya. (Red)









