SERANG, BANTENINTENS.CO.ID — Perusahaan Umum (Perum) DAMRI Cabang Serang meluruskan keberadaan armada di Jalan Jenderal Sudirman, Kawasan Kemang, Kota Serang Baru (KSB) yang sebelumnya disorot saat inspeksi Walikota Serang Budi Rustandi. Lokasi tersebut disebut bukan titik ngetem resmi, melainkan hanya lintasan dan tempat loket penjualan tiket.

General Manager (GM) DAMRI Cabang Serang, Maman Suparman, menjelaskan armada yang melintas di KSB merupakan kendaraan tujuan Bandara Soekarno-Hatta, Cikotok, Sawarna hingga Rangkasbitung yang hendak masuk tol. Di titik akhir sebelum tol, penumpang kerap dihitung. Namun, hal itu bukan berarti KSB menjadi pangkalan tetap.

“Di KSB itu bukan tempat kami ngetem. Itu hanya loket dan ada halte. Armada tetap standby di terminal. Bahkan dari jam 00.00 WIB sudah siap berangkat ke berbagai tujuan, termasuk Bandara Soekarno-Hatta dan lintas AKAP ke Sumatera seperti Palembang dan Metro,” kata Maman, Jumat (13/2/2026).

Ia memastikan aktivitas menaikkan dan menurunkan penumpang kini dipusatkan di terminal. Jika pun berhenti di kawasan tersebut, hanya sebatas di halte resmi dan sesuai prosedur.

“Sudah saya tegur sopir dan petugas. Tidak boleh lagi ada kendaraan yang mangkal di sana (KSB). Semua sudah disentralisasi di terminal, termasuk loket dan petugasnya,” ujarnya.

Terkait kebijakan Pemerintah Kota Serang, Maman menyatakan DAMRI mengikuti aturan yang berlaku demi kelancaran arus lalu lintas. Evaluasi internal juga dilakukan dengan menempatkan petugas pengawas di lapangan. Sanksi disiplin disiapkan bagi yang melanggar, mulai dari surat peringatan hingga pemberhentian jika pelanggaran berulang. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini