SERANG, BANTENINTENS.CO.ID – Walikota Serang, Budi Rustandi, turun langsung melakukan peninjauan proyek betonisasi jalan, pembangunan tembok penahan tanah (TPT) dan sistem drainase di ruas jalan Kebon Sawo-Pedalih, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Walantaka, tepat si Kawasan perbatasan Kota dan Kabupaten Serang, pada Senin (20/4/2026).
Akses jalan di wilayah perbatasan menjadi skala prioritas pembangunan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, khususnya di Kecamatan Walantaka yang menjadi titik temu antara Kabupaten dan Kota Serang. Hal itu juga sekaligus menjawab keluhan menahun para pengendara dan masyarakat terkait kerusakan jalan yang cukup parah.
Walikota Serang, Budi Rustandi menjelaskan, pembangunan jalan betonisasi sepanjang 800 meter tersebut dianggarkan Rp1,6 miliar yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Murni Kota Serang tahun 2026.
Dengan adanya pembangunan itu, konektivitas antarwilayah kian lancar, sekaligus menekan biaya logistik dan mobilitas warga yang selama ini terhambat oleh infrastruktur yang buruk.
“Ini sekaligus menuntaskan program pembangunan infrastruktur di perbatasan antara wilayah Kabupaten dan Kota Serang. Jadi ini selesai jalannya, tuntas 100 persen, tinggal ke daerah yang lainnya,” katanya, usai meninjau proyek betonisasi terpadu di Kecamatan Walantaka.
Di tengah keterbatasan anggaran daerah, dikatakan Budi, Pemkot Serang mengalokasikan dana sebesar Rp1,6 miliar dari APBD Murni 2026 untuk membiayai jalan sepanjang kurang lebih 800 meter tersebut. Selain itu, pemilihan lokasi juga didasarkan pada kondisi kerusakan jalan yang masuk kategori parah, sehingga masuk dalam skala prioritas.
”Perbatasan menjadi skala prioritas karena kondisinya memang sudah sangat dikeluhkan masyarakat. Di tengah efisiensi ini, APBD 2026 kami fokuskan lebih banyak ke infrastruktur agar dampaknya langsung terasa oleh warga,” ujarnya.
Selain mengandalkan APBD Kota Serang, kata Budi, pihaknya juga melakukan kolaborasi strategis dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Bahkan sebelumnya, telah menjalin komunikasi intensif dengan Gubernur Banten Andra Soni untuk menangani beberapa titik kerusakan jalan provinsi yang berada di wilayah administrasi Kota Serang.
“Jadi kami saling berkolaborasi. Saya juga sudah berkomunikasi dengan Pemprov Banten. Karena memang sekarang ini kan sedang efisiensi. Nanti tugas saya yang mana lagi gitu. Alhamdulillah kita banyak bantuan dari Pak Gubernur Andra Soni,” tuturnya.
Selain fokus pada pembangunan jalan di perbatasan, Budi memastikan seluruh pembangunan dilakukan secara bertahap dan terprogres sesuai dengan ketersediaan ruang fiskal daerah. Pihaknya pun meminta masyarakat untuk bersabar terkait titik-titik jalan lain yang belum tersentuh perbaikan.
”Ini semua terprogres. Jika ada yang belum, mohon bersabar. Kami sedang membagi tugas dengan Pak Gubernur melalui dana bantuan provinsi agar semua tuntas,” tandasnya. (Red)









