SERANG, BANTENINTENS.CO.ID – ​Pemerintahan Kota (Pemkot) Serang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) menggelar halal bihalal dan tadarus serentak yang diikuti sekitar 100.000 siswa baik luar jaringan (Luring), maupun dalam jaringan (Daring) melalui sarana digital, di SMP Negeri 6 Kota Serang, Senin (30/3/2026).

Kegiatan tersebut dalam rangka mewujudkan program unggulan ‘Serang Mengaji’ untuk menuntaskan buta aksara alquran di kalangan pelajar, khususnya tingkat SMP. 

Walikota Serang, Budi Rustandi mengatakan, progres program Serang Mengaji saat ini telah menyentuh angka 95,7 persen.

“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari evaluasi sejauh mana capaian Satgas Serang Mengaji dalam memastikan anak-anak kita sudah bisa mengaji,” katanya. 

​Berdasarkan data terbaru, dari total 6.684 siswa kelas III sekolah dasar (SD) dan kelas IX tingkat SMP di Kota Serang, awalnya ditemukan 1.691 siswa yang belum bisa membaca alquran.

Namun, melalui kolaborasi intensif antara Dindikbud Kota Serang, guru Pendidikan Agama Islam (PAI), dan Kepala Sekolah, angka tersebut kini menyusut tajam menjadi 333 siswa.

“Alhamdulillah, berdasarkan data saat ini, capaian sudah mencapai 95,7 persen. Yang sebelumnya masih banyak anak yang belum bisa mengaji, sekarang tinggal sekitar 3 sampai 4 persen lagi,” ujarnya. 

Budi juga optimis menargetkan  100 persen siswa di Kota Serang lancar membaca alquran, apalagi saat ini tersisa sekitar empat persen siswa yang belum lancar mengaji ini dapat terselesaikan dalam waktu dekat.

​”Di SMP Negeri 6 saja tinggal lima siswa yang belum bisa dan sedang terus dikejar. InsyaAllah dalam tiga bulan ke depan bisa selesai, sehingga 100 persen anak-anak kita bisa mengaji,” tuturnya.

Dia berharap, program tersebut dapat segera diselesaikan, dan meminta Satuan Tugas (Satgas) Serang Mengaji untuk melaksanakan tugasnya secara baik guna mengejar target penuntasan buta aksara alquran. 

“Kami berharap program ini benar-benar bermanfaat, karena tidak hanya mengajarkan membaca alquran, tetapi juga menanamkan akhlak, membentuk budi pekerti, serta meningkatkan ketakwaan anak-anak kita,” tandasnya. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini