DinkopUKMperindag Kota Serang saat menggelar rapat finalisasi Pasar Jedogan, Kamis (12/2/2026).

SERANG, BANTENINTENS.CO.ID – Pasar Jedogan yang sebelumnya akan digelar di Pasar Kepandean dipastikan pindah lokasinya di Pasar Lama, Kota Serang. Keputusan ini diambil setelah pembahasan bersama kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP yang mempertimbangkan aspek kelancaran lalu lintas.

Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Dinkopukmperindag) Kota Serang, Wahyu Nurjamil, mengatakan lokasi awal di Pasar Kepandean dinilai kurang memungkinkan karena berada di jalur arteri yang diprediksi padat saat arus mudik Idul Fitri 2026

“Berdasarkan masukan dari kepolisian, TNI, Dishub, dan Satpol PP, yang paling memungkinkan Pasar Jedogan digelar di Pasar Lama. Kepandean itu jalan arteri, mendekati Lebaran arusnya pasti meningkat dan akan sulit diatur,” kata Wahyu, Kamis (12/2/2026).

Menurutnya, keputusan tersebut telah dilaporkan kepada Sekretaris Daerah dan Walikota Serang. Pasar Jedogan akan diisi pedagang binaan, termasuk yang sebelumnya direlokasi ke Kepandean serta pedagang Pasar Lama.

“Pedagang yang kita siapkan kurang dari 110 orang, baik kuliner maupun fesyen. Kita prioritaskan pedagang terdampak relokasi kemarin. Kalau nanti masih memungkinkan, akan kita buka untuk umum,” ujarnya.

Selain aktivitas jual beli, panitia menyiapkan hiburan bernuansa religi dan sejumlah gimik untuk menjaga daya tarik tradisi tahunan tersebut. Pemerintah daerah juga menyiapkan fasilitas pendukung agar pedagang dapat berjualan dengan tertib dan nyaman.

Terkait pengaturan arus kendaraan, akses masuk ke Pasar Lama direncanakan ditutup pada tiga hingga lima hari terakhir Ramadan. Arus lalu lintas akan dialihkan melalui Gang Rendah tembus ke Calung, dengan skema teknis dari Satlantas Polresta Serang Kota dan Dinas Perhubungan.

“Kalau di Serang Barat terjadi kepadatan, kendaraan arah Merak bisa dialihkan ke dalam kota dan pasti melewati Kepandean. Itu yang jadi pertimbangan utama sehingga lokasinya dipindahkan,” ucap Wahyu. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini