SERANG, BANTENINTENS.CO.ID – Seorang Petugas Jaga Lintasan (PJL) Kereta Api di Kampung Jaha, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, mengalami musibah setelah digigit ular saat membersihkan area sekitar pos jaga. Korban diketahui bernama Nurrohman yang saat itu sedang merapikan rumput di sekitar perlintasan rel.
Mengetahui hal tersebut, Walikota Serang Budi Rustandi menjenguk langsung petugas tersebut untuk memastikan kondisinya setelah mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Banten.
Menurut Budi, peristiwa itu terjadi saat Nurrohman membersihkan rumput di sekitar lintasan rel kereta api tanpa menyadari adanya ular tanah yang bersembunyi di area tersebut.
“Dia sedang bersih-bersih rumput di sekitar lintasan rel kereta api di Walantaka. Ternyata di situ ada ular tanah yang tidak terlihat, lalu menggigit tangan kanannya,” kata Budi, Senin (16/3/2026).
Ia menyebut, korban segera mendapat penanganan medis dan saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Banten. Kondisi korban dilaporkan stabil dan terus dipantau tenaga medis.
“Alhamdulillah bisa diselamatkan. Sekarang kondisinya sehat dan sedang dalam pengobatan di rumah sakit. Kita doakan semoga cepat pulih dan bisa kembali bertugas menjaga perlintasan kereta api,” ujarnya.
Budi juga mengingatkan para petugas penjaga perlintasan kereta api agar lebih waspada saat membersihkan area sekitar pos jaga, terutama di lokasi yang banyak ditumbuhi rumput atau terdapat tumpukan batu.
“Petugas harus lebih hati-hati ketika membersihkan rumput di sekitar tempat berjaga. Biasanya di bawah rumput atau batu bisa menjadi tempat ular bersarang,” ucapnya.
Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi dan para petugas tetap memperhatikan faktor keselamatan saat menjalankan tugas di lapangan. (Red)









