SERANG, BANTENINTENS.CO.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DinkopUKMperindag) akan mengalihkan fungsi sejumlah pasar yang tidak beroperasi atau mangkrak menjadi Koperasi Merah Putih (KMP).
Kepala DinkopUKMperindag Kota Serang, Wahyu Nurjamil, menjelaskan langkah tersebut muncul setelah pembahasan bersama Komisi II DPRD Kota Serang dalam agenda pengawasan kinerja.
“Banyak masukan yang kami terima, dan itu menjadi bahan tindak lanjut. Ini juga bagian dari menjawab persoalan di masyarakat yang disampaikan lewat DPRD,” ujar Wahyu, Selasa (14/4/2026).
Ia menyebut, sejauh ini terdapat tiga lokasi pasar yang telah dialihkan pemanfaatannya, yakni di kawasan Lebak Wangi, Margaluyu, dan Banjar Asri. Ketiganya kini dalam proses pembangunan sebagai Koperasi Merah Putih.
“Sudah berjalan. Ada yang masih tahap awal, ada juga yang progresnya sudah naik,” katanya.
Selain tiga lokasi tersebut, masih terdapat dua titik lain yang tengah disiapkan penanganannya, yakni di wilayah Jakung dan KPW Banten Lama. Untuk KPW, rencananya tetap difungsikan sebagai pasar guna menampung relokasi pedagang dari Pasar Sukadiri.
Sementara di Jakung, konsep pemanfaatannya diarahkan sebagai ruang produk kreatif lokal yang tetap terintegrasi dengan koperasi.
“Ke depan tidak ada lagi pasar yang tidak termanfaatkan. Semua akan dioptimalkan,” jelasnya.
Wahyu menambahkan, dukungan dari DPRD Kota Serang turut mendorong percepatan program, termasuk revitalisasi pasar yang terus berjalan. Dampaknya mulai terlihat dari peningkatan pendapatan daerah yang melampaui target dalam beberapa waktu terakhir.
Progres pembangunan koperasi juga terus dilaporkan kepada pimpinan daerah dan DPRD, sekaligus dimasukkan ke dalam sistem pelaporan Koperasi Merah Putih. (Red)









