SERANG, BANTENINTENS.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang mulai memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan sejumlah program unggulan Walikota dan Wakil Walikota Serang di sektor pendidikan yang dijalankan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang.
Hal itu terungkap saat Komisi II DPRD Kota Serang melakukan kunjungan kerja ke Dindikbud Kota Serang dalam rangka membahas sejumlah program prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Serang di sektor pendidikan, pada Selasa (14/4/2026).
Ketua Komisi II DPRD Kota Serang, TB Udra Sengsana, mengatakan kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan dewan terhadap pelaksanaan program yang dijalankan oleh organisasi perangkat daerah (OPD), khususnya yang menjadi mitra kerja Komisi II.
Menurutnya, sektor pendidikan menjadi salah satu fokus utama dalam pembangunan daerah, sehingga perlu adanya sinkronisasi antara kebijakan eksekutif dengan fungsi pengawasan legislatif.
“Dalam kunjungan ini kami membahas program-program prioritas Wali Kota Serang yang berada di Dindikbud, agar pelaksanaannya bisa berjalan optimal dan tepat sasaran,” ujarnya.
Menurutnya, fokus pengawasan mencakup program Serang Cerdas, Serang Mengaji, hingga Serang Bersih. Pengawasan dilakukan untuk melihat sejauh mana program tersebut berjalan efektif di lapangan.
“Program-program itu sudah berjalan, seperti kegiatan mengaji setiap pagi dan kebersihan harian. Kami ingin memastikan pelaksanaannya benar-benar sesuai,” ujarnya, usai sidak.
Selain program unggulan, perhatian juga diarahkan pada angka anak tidak sekolah (ATS) dan anak rentan putus sekolah yang dinilai masih cukup tinggi. Kondisi ini dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari rendahnya motivasi belajar hingga keterbatasan ekonomi keluarga.
Udra menilai persoalan tersebut tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Keterlibatan seluruh elemen, termasuk pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat, dinilai penting untuk menekan angka tersebut.
“Ini jadi pekerjaan bersama. Perlu dorongan kepada orang tua agar anak tetap sekolah,” katanya.
Dari hasil evaluasi sementara, pelaksanaan program dinilai sudah berjalan, namun pengawasan lanjutan akan dilakukan dengan turun langsung ke lapangan. Langkah ini untuk memastikan implementasi program sesuai dengan yang dilaporkan.
Pengawasan tersebut juga disebut bukan yang terakhir. Komisi II berencana menjadwalkan pemantauan lanjutan guna melihat perkembangan secara berkala.
Terkait dukungan anggaran, pembahasan belum menjadi fokus dalam pertemuan kali ini. DPRD lebih menitikberatkan pada efektivitas pelaksanaan program, baik yang menggunakan anggaran daerah maupun yang berjalan tanpa pembiayaan APBD.
Sejumlah program unggulan, seperti Serang Mengaji, Serang Bersih, dan Serang Cerdas, disebut telah berjalan tanpa ketergantungan penuh pada APBD. Meski demikian, evaluasi terhadap capaian program tetap dilakukan, terutama dalam upaya menekan angka anak tidak sekolah di Kota Serang.
Menanggapi kunjungan itu, Kadindikbud Kota Serang, Ahmad Nuri mengapresiasi kunjungan kerja yang dilakukan Komisi II DPRD Kota Serang. Menurutnya, dalam pertemuan tersebut terdapat banyak hal penting yang dibahas.
“Kita tadi membahas banyak poin-poin penting yang menjadi prioritas. Tentu ini akan menjadi bentuk sinergi bersama antara Pemerintah dan DPRD Kota Serang,” singkatnya. (Red)









