SERANG, BANTENINTENS.CO.ID – Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kota Serang mulai naik kelas, salah satunya yakni menembus ritel modern setelah melalui proses pembinaan dan kurasi. Sejumlah merek lokal kini sudah dipasarkan di jaringan Alfamart dan Indomaret di wilayah Banten.
Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DinkopUKMperindag) Kota Serang, Wahyu Nurjamil, mengatakan langkah tersebut merupakan hasil pembinaan selama dua tahun terakhir. Perbaikan dilakukan pada berbagai aspek, mulai dari kemasan produk hingga pencantuman informasi gizi.
“UMKM kita sudah masuk ke ritel. Di Alfamart ada sekitar 11 merek, di Indomaret ada sekitar delapan. Ini khusus produk dari Kota Serang,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Produk yang dipasarkan saat ini didominasi jenis makanan kering. Skema penjualan masih menggunakan sistem konsinyasi, dengan harga yang tetap sama seperti yang dijual langsung ke masyarakat.
Menurut Wahyu, proses masuk ke ritel tidak dilakukan secara otomatis. Produk UMKM binaan diajukan ke pihak ritel, kemudian melalui tahap kurasi dengan berbagai persyaratan.
“Dari kita disodorkan, nanti mereka yang kurasi. Dilihat dari sertifikasi halal, daftar gizi, sampai kemasan. Kalau belum lolos, kita bina lagi,” katanya.
Ia menilai kehadiran produk lokal di ritel modern menjadi peluang untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing UMKM. Kolaborasi dengan ritel dinilai turut membuka ruang bagi produk daerah untuk lebih dikenal masyarakat luas.
Terkait dampak penjualan, Wahyu menyebut evaluasi masih dilakukan karena produk baru sekitar dua bulan dipasarkan. Data peningkatan pendapatan pelaku UMKM masih dalam proses pengumpulan.
“Nanti kita evaluasi dampaknya seperti apa ke pendapatan UMKM,” ujarnya.
Pemkot Serang terus mendorong produk lokal agar dapat memenuhi standar pasar modern. Pendampingan akan tetap dilakukan, terutama bagi pelaku usaha yang produknya belum lolos kurasi. (Red)









