SERANG, BANTENINTENS.CO.ID – Wakil Ketua DPRD Kota Serang, Roni Alfanto, menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat yang menjadi perhatian dalam pembukaan Masa Sidang III Tahun Persidangan 2026–2027.
Usai Sidang Paripurna, Roni mengungkapkan, persoalan infrastruktur masih mendominasi keluhan warga, mulai dari betonisasi jalan, drainase, hingga gorong-gorong di bawah jalan tol.
“Memang betonisasinya belum tuntas. Sama juga di Krial Lopang Indah, minta betonisasi. Kemudian drainase di perumahan-perumahan yang belum tertata dengan baik, minta supaya dilakukan normalisasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, persoalan gorong-gorong di bawah tol juga perlu segera dicarikan solusi. Pasalnya, aliran air saat ini terpusat di wilayah Bumi Agung 1 RW 12, sehingga berpotensi menyebabkan banjir meski normalisasi telah dilakukan di titik lain.
“Kemudian yang paling penting itu gorong-gorong di bawah tol, dicarikan solusi agar semua air tidak ngumpul di Bumi Agung 1, di RW 12. Sehingga kalaupun dilakukan normalisasi di depan, di RW 11 sampai RW 12 itu banjirnya perlu diantisipasi,” jelasnya.
Selain infrastruktur jalan dan drainase, masyarakat juga mengusulkan penataan fasilitas umum (fasum), termasuk pembangunan taman di lingkungan permukiman.
“Hari ini kan kita sudah menerima, kita sampaikan ke Wali Kota dan tadi juga langsung ditindaklanjuti, disampaikan ke OPD-OPD terkait,” katanya.
Roni berharap seluruh aspirasi tersebut dapat segera ditindaklanjuti dan menjadi perhatian dalam pembahasan anggaran tahun 2027.
“Mudah-mudahan bisa segera ditindaklanjuti dan harus jadi perhatian. Nanti pas anggaran 2027 tentunya kita alokasikan anggarannya. Insya Allah untuk hasil reses akan jadi perhatian, bagian dari pokok-pokok pikiran anggota DPRD,” tegasnya.
Ia juga menyoroti banyaknya aspirasi masyarakat terkait kebutuhan penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik di Kota Serang.
“Memang banyak aspirasi masyarakat agar jalan-jalan di Kota Serang dilengkapi dengan penerangan jalan umum. Nanti kita lihat anggaran yang tersedia, kita bedah anggaran yang sudah ada, daerah mana yang bisa direalisasikan,” ungkapnya.
Menurutnya, seluruh usulan akan dibahas lebih lanjut bersama organisasi perangkat daerah (OPD) melalui rapat komisi, dengan mempertimbangkan skala prioritas.
“Tentunya ada skala prioritas. Di rapat kerja sudah dibahas, cuma mana titik yang diprioritaskan, kita lihat hasil pelaksanaan yang akan dilakukan oleh OPD masing-masing,” tandasnya.
Sementara itu, Wakil Walikota Serang, Nur Agis Aulia, mengatakan bahwa pihaknya akan menunggu hasil aspirasi dan yang nantinya akan diinventarisir.
“Nanti akan kita petakan hasil aspirasi dari masyarakat Kota Serang dan akan kita arahkan mana yang bisa untuk segera menjadi prioritas,” singkatnya. (ADV)









