SERANG, BANTENINTENS.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Banten atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2025.
Keberhasilan meraih opini WTP ini menjadi capaian istimewa karena diraih pada tahun pertama kepemimpinan Walikota Serang Budi Rustandi dan Wakil Walikota Serang Nur Agis Aulia. Prestasi tersebut menjadi bukti nyata atas komitmen Pemkot Serang dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
Walikota Serang, Budi Rustandi, mengatakan opini tersebut diperoleh tanpa catatan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Hasil itu dinilai menjadi capaian penting dalam pengelolaan administrasi dan keuangan daerah di Kota Serang.
“Saya menghadiri acara serah penyerahan LHP BPK 2025. Alhamdulillah kita dapat penilaian opini WTP, Wajar Tanpa Pengecualian tanpa ada catatan juga,” ujar Budi Rustandi usai kegiatan, Selasa (26/5/2026).
Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari kerja seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menindaklanjuti berbagai temuan dan kebutuhan pemeriksaan selama proses audit berlangsung.
Ia juga memberi apresiasi kepada jajaran Pemkot Serang, khususnya Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang yakni Nanang Saefudin yang dinilai aktif mengoordinasikan penyelesaian berbagai temuan pemeriksaan.
“Ini suatu prestasi yang baik untuk Kota Serang terkait pengelolaan keuangan, pengelolaan administrasi negara dan lain-lain. Saya sangat mengapresiasi teman-teman OPD khususnya Pak Sekda yang memimpin, karena instruksi dari saya dilaksanakan dengan baik,” katanya.
Budi meminta seluruh kepala OPD terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar capaian tersebut dapat dipertahankan pada tahun-tahun berikutnya.
“Pesan saya kepada Pak Sekda untuk disampaikan kepada kepala OPD agar terus mengevaluasi perbaikan-perbaikan, supaya tiap tahunnya bisa mendapatkan hasil lebih baik lagi dari sekarang,” ucapnya.
Inspektur Kota Serang, Wachyu Kristiawan mengatakan, opini WTP dari BPK merupakan yang kesembilan kalinya secara berturut-turut diterima Kota Serang. Ia menyebut capaian itu merupakan hasil kerja bersama seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dalam penyusunan laporan keuangan.
“Alhamdulillah kita mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian sembilan kali berturut-turut. Kesembilan kalinya kita dapat WTP. Semua ini hasil kolaborasi yang bagus antara semua OPD di Kota Serang,” ujar Wachyu.
Ia menjelaskan laporan keuangan pemerintah daerah merupakan gabungan dari laporan keuangan seluruh perangkat daerah, sehingga koordinasi dan kelengkapan data menjadi bagian penting dalam proses pemeriksaan.
Menurutnya, temuan pemeriksaan pada tahun ini juga mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Sejumlah OPD dinilai lebih cepat dalam menyiapkan dokumen dan menindaklanjuti permintaan data selama proses audit berlangsung.
“Temuan dari tahun lalu sangat jauh berkurang. Saya apresiasi teman-teman OPD yang cepat memberikan data, dokumen, kemudian menindaklanjuti berbagai hal yang diminta BPK selama pemeriksaan,” katanya. (Red)









