SERANG, BANTENINTENS.CO.ID – Gelaran Kota Serang Fair on The Street di Pasar Lama Kota Serang pada Jumat (28/11/2025) malam dipadati sekitar 5.000 pengunjung dalam tujuh jam pelaksanaan, menciptakan lonjakan transaksi pelaku UMKM lokal.
Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DinkopUKMperindag) Kota Serang, Wahyu Nurjamil mengatakan, kegiatan ini menjadi kesempatan besar bagi UMKM relokasi dari Pasar Lama dan Kepandean untuk kembali mendapatkan ruang jual yang strategis. Dari 40 tenan yang ikut, seluruhnya mencatat peningkatan penjualan signifikan.
“Total transaksinya Rp117 juta, dan itu hanya dalam tujuh jam. Artinya, pengunjung benar-benar datang untuk belanja,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).
Ia menambahkan, transaksi selama acara berlangsung terbagi antara tunai dan non-tunai. Sistem pembayaran digital juga banyak digunakan pengunjung, menunjukkan adaptasi pelaku usaha terhadap pola belanja baru masyarakat.
“Ada yang tunai, ada yang non-tunai. Semua berjalan lancar,” kata Wahyu.
Respons positif datang langsung dari para pelaku UMKM. Wahyu membacakan sebuah pesan dari pedagang asal Kepandean yang mengaku produknya terjual habis selama event. Pesan tersebut juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah karena telah memberikan ruang pemasaran yang berdampak langsung.
“Teman-teman UMKM Kepandean bilang dagangannya ‘meledak’. Mereka titip salam untuk Kadis,” jelasnya.
Suasana Pasar Lama selama kegiatan berlangsung dipenuhi aneka jajanan, kriya, serta produk khas lokal. Pengunjung terus mengalir sejak siang hingga malam, menjadikan kawasan itu pusat keramaian warga di akhir pekan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian penguatan ekonomi UMKM Kota Serang. Pihaknya menyiapkan gelaran lanjutan, Kota Serang Fair on The Street edisi kedua, yang dijadwalkan pada 26 Desember.
“Nanti sekaligus peresmian Royal Baroe sebagai titik aktivitas ekonomi baru,” tuturnya.
Wahyu menegaskan, kegiatan seperti ini akan terus digelar untuk memastikan UMKM relokasi tetap memiliki ruang usaha yang produktif.
“Mereka UMKM lokal yang butuh panggung baru. Dengan event seperti ini, peluang mereka semakin terbuka,” tandasnya. (Red)









