SERANG, BANTENINTENS.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang memastikan aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan normal selama bulan Ramadan 1447 H/2026. Tidak ada pengurangan jam kerja maupun kebijakan work from anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Walikota Serang, Budi Rustandi menegaskan, puasa tidak menjadi alasan untuk menurunkan ritme kerja. Ia meminta seluruh perangkat daerah tetap menjalankan tugas seperti biasa.

“Hari libur saja tetap kerja, apalagi saat puasa. Tidak ada perubahan jam masuk atau pengurangan pelayanan. Semua tetap bekerja,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).

Menurutnya, target utama pemerintah kota saat ini adalah mendorong perubahan dan percepatan pembangunan di Kota Serang. Karena itu, konsistensi kinerja aparatur menjadi hal mendasar.

Ia memastikan tidak ada surat edaran yang mengatur pengurangan jam pelayanan selama Ramadan. Seluruh unit pelayanan diminta tetap membuka layanan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Enggak ada WFA. Enggak ada pengurangan jam pelayanan. Tetap kerja seperti biasa. Pelayanan publik itu lebih penting,” katanya.

Budi juga mengingatkan posisi pejabat sebagai pelayan masyarakat. Ia menilai aparatur negara harus hadir untuk melayani, bukan menuntut dilayani.

“Pejabat itu melayani, bukan dilayani. Jadi jangan ada alasan karena puasa lalu kinerja menurun,” ucapnya.

Ia mencontohkan dirinya tetap menjalani agenda kedinasan sejak pagi hari, termasuk menghadiri upacara, meski sedang berpuasa. Menurutnya, puasa bergantung pada niat dan kedisiplinan masing-masing individu.

“Zaman Nabi Muhammad berpuasa tetap bisa berperang. Apalagi kita hanya bekerja dan melayani masyarakat,” katanya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Serang berharap pelayanan administrasi, perizinan, hingga layanan dasar lainnya tetap berjalan optimal sepanjang Ramadan, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi tanpa hambatan. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini