SERANG, BI – Kota Serang mendapatkan tiga kategori penghargaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) ke-55 Tingkat Nasional tahun 2020 melalui dalam jaringan (Daring), di kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Serang, Selasa (8/9/2020).

Dikatakan Walikota Serang, Syafrudin, bahwa tiga kategori penghargaan yang didapatkan yakni, Anugerah Aksara Pratama yang ditujukan untuk Pemkot Serang, Taman Baca Masyarakat (TBM) Kreatif dan Rekreatif, dan dua Tutor Penggiat Aksara.

“Penghargaan ini merupakan hal luar biasa yang dapat kami raih dari Kemendikbud,” katanya.

Ia menjelaskan, dengan penghargaan tersebut, menunjukkan bahwa permasalahan buka aksara di Kota Serang sudah rampung, terlebih gerakan literasi yang digaungkan oleh pemerintah dan masyarakat begitu baik.

“Kita sama-sama untuk menyelesaikan buta aksara, dan ini adalah hasil yang kami raih atas langkah yang diupayakan,” ujarnya.

Meski demikian, untuk terus meningkatkan literasi pihaknya juga terus berupaya mendukung berbagai program yang menyangkut literasi, termasuk dengan adanya pojok baca disetiap tempat termasuk ditempat keramaian.

“Kita bangun pojok baca di tempat keramaian seperti mall dan lain sebagainya, ini untuk mendukung itu semua, dan Alhamdulillah hari ini (kemarin) Kota Serang mendapatkan anugerah ini,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Wasis Dewanto mengatakan, usai membebaskan buta aksara di Kota Serang, pihaknya juga akan terus berupaya untuk menindaklanjutinya yakni dengan memperkuat kecakapan hidup.

“Jadi kita juga buka kecepatan belajar yang diselenggarakan di pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM), dan disana juga da tutornya,” katanya.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan memberikan beberapa keterampilan, mulai dari menjahit, perbengkelan, dan yang ada di lembaga kursus dan pelatihan (LKP) yang berada dalam binaan Kota Serang.

“Banyak upaya yang tentu dilakukan, ada juga pojok baca baik di sekolah maupun di kantor pemerintah. Sekali lagi ini ada bagian dalam mempertahankan tingkat partisipasi literasi masyarakat,” paparnya. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini