SERANG, BANTENINTENS.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang bakal melakukan efisiensi anggaran perjalanan dinas dan akan memprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur agar lebih terasa manfaatnya bagi masyarakat Kota Serang.

Walikota Serang, Budi Rustandi, mengajak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang untuk bersama-sama melakukan efisiensi anggaran perjalanan dinas guna memprioritaskan belanja modal, terutama untuk pembangunan infrastruktur.

“Alhamdulillah berjalan lancar dan sukses. Dan apa yang menjadi rekomendasi dari DPRD akan kami laksanakan sepenuhnya, dan berjuang sepenuhnya di tengah efisiensi di tahun 2026,” ujar Budi Rustandi, Kamis (7/5/2026).

Walikota menegaskan bahwa rekomendasi dari DPRD merupakan bagian dari fungsi pengawasan yang harus ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah sebagai pihak eksekutif.

“Beberapa catatan tentu kami akan melaksanakan, karena DPRD adalah bagian daripada pengawasan tupoksinya, dan kami sebagai eksekusi akan melakukan rekomendasi yang direkomendasikan oleh DPRD,” jelasnya.

Ia menyoroti salah satu poin penting dalam rekomendasi tersebut, yakni pengelolaan belanja modal yang dinilai masih perlu diperkuat, terutama untuk menjawab kebutuhan infrastruktur di Kota Serang.

Menurut Budi Rustandi, kebutuhan pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas utama yang diharapkan masyarakat. Oleh karena itu, anggaran harus diarahkan secara lebih optimal ke sektor tersebut.

“Pengelolaan belanja modal itu yang terbesar rasanya, karena banyak masalah infrastruktur dan lain-lain yang diinginkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai, upaya ini memerlukan komitmen bersama antara pemerintah daerah dan DPRD agar kebijakan anggaran berjalan selaras.

Dalam kesempatan tersebut, Budi Rustandi secara tegas mengajak DPRD untuk ikut melakukan efisiensi, khususnya dalam anggaran perjalanan dinas.

“Jadi sama-sama kita efisiensi terkait perjalanan dinasnya. Kita sudah mepetin perjalanan dinas, jangan sampai nanti DPRD tidak melakukan efisiensi perjalanan dinas,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa langkah pengurangan anggaran perjalanan dinas perlu dilakukan secara bersama-sama agar tidak terjadi ketimpangan dalam kebijakan efisiensi.

Walikota juga mengungkapkan skenario pengurangan perjalanan dinas yang dapat dilakukan secara signifikan.

“Artinya biasa kunker 10 ya harus menjadi 5, setengahnya,” ujarnya.

Ia berharap DPRD dapat mendukung kebijakan tersebut, mengingat rekomendasi untuk memperkuat belanja modal juga berasal dari lembaga legislatif itu sendiri.

“Saya yakin dewan Kota Serang pro terhadap program pemerintah, program Budi dan Agis,” tandasnya. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini