SERANG, BANTENINTENS.CO.ID – Menyambut bulan suci Ramadan 1447 H/2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menyiapkan Pujasera Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, sebagai pusat kuliner tematik “Kampung Ramadan”. Kawasan ini diharapkan menjadi alternatif warga untuk berbuka puasa sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal.
Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang, Zeka Bachdi mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pembenahan kawasan agar fasilitas siap digunakan saat peluncuran resmi. Penataan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan pedagang dan mitra vendor.
“Pujasera ini kami rapikan terlebih dahulu. Kami bekerja sama dengan berbagai vendor untuk menunjang kerapihan dan kemanfaatannya. Panggung sudah berdiri, tempat duduk lesehan juga tersedia,” ujar Zeka, Sabtu (24/1/2026).
Peluncuran Pujasera ditargetkan pada Februari, sebelum Ramadan, agar seluruh pedagang siap beroperasi saat dibuka. Konsep “Kampung Ramadan” akan diterapkan dengan menu berbuka puasa yang terjangkau, sekaligus menghadirkan suasana religi di lingkungan stadion.
“Masyarakat yang ingin berbuka bisa menjadikan kuliner stadion sebagai pilihan alternatif,” kata Zeka.
Selain fungsi kuliner, Pujasera juga mendukung kegiatan olahraga di stadion. Warga dapat berolahraga lalu menikmati fasilitas kuliner dalam satu area. Berdasarkan uji coba, tingkat kunjungan stabil pada hari biasa dan meningkat pada malam akhir pekan.
“Kalau ada kegiatan menarik, jumlah pengunjung tentu akan bertambah,” ucap Zeka.
Meski memiliki potensi sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat, penataan kawasan stadion menghadapi tantangan, terutama mengubah citra lama stadion. Zeka menekankan pentingnya dukungan semua pihak, termasuk aparat, pedagang, dan masyarakat.
Pemerintah daerah membentuk satuan tugas pengamanan yang melibatkan polisi, TNI, dan warga setempat. Pengawasan ketat dilakukan terhadap aktivitas pedagang maupun pengunjung.
“Kalau ada yang menjual minuman keras atau kegiatan tidak sesuai, langsung kami keluarkan,” tegas Zeka.
Selama Ramadan, selain kuliner, Pujasera juga akan menyelenggarakan kegiatan keagamaan dan seni religi, seperti buka puasa bersama, kajian Islami, marawis, dan terbang gede.
“Kami ingin Pujasera menjadi ruang publik yang aman, nyaman, dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tandasnya. (Red)









