SERANG, BANTENINTENS.CO.ID – Sekolah Rakyat Terintegrasi 37 Serang menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru tingkat sekolah dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang dilaksanakan di gedung Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang, Selasa (30/9/2025).
Kegiatan berlangsung selama dua minggu dengan rangkaian aktivitas mulai dari registrasi, penempatan kamar, hingga pendampingan wali asuh bagi setiap peserta.
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 37 Serang, Ria Sepriani mengatakan, jumlah peserta MPLS semula direncanakan 100 siswa. Namun, lima siswa tingkat SD mengundurkan diri karena orang tua belum siap melepas anaknya tinggal di asrama.
“Kekosongan tersebut sepenuhnya akan ditangani Dinas Sosial selaku pihak berwenang dalam penempatan siswa,” katanya.
Ia menjelaskan, MPLS disiapkan berdasarkan panduan lintas kementerian serta arahan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
“Materi yang diberikan berfokus pada pembinaan karakter, kedisiplinan, dan pengenalan lingkungan sekolah,” ujarnya.
Ria mengungkapkan, untuk mendukung proses adaptasi, sekolah menugaskan wali asuh yang mendampingi setiap sepuluh siswa.
“Peran wali asuh dianggap penting, terutama bagi siswa berasrama, baik di tingkat SD maupun SMP, agar anak merasa nyaman dan memiliki figur orang tua selama menempuh pendidikan,” ucapnya.
Selain MPLS, dikatakan dia, siswa juga akan menjalani matrikulasi pada Oktober mendatang.
“Program ini bertujuan mengukur capaian akademik awal sebelum memasuki pembelajaran normal, sekaligus menjadi dasar evaluasi untuk proses belajar berikutnya,” jelasnya.
Ria menegaskan seluruh siswa yang mengikuti pemeriksaan kesehatan telah dinyatakan sehat dan siap beraktivitas.
“Kami ingin anak-anak merasa bahagia lebih dulu agar betah di sekolah. Setelah itu, baru pendidikan karakter dan kedisiplinan dijalankan secara bertahap. Suasana nyaman adalah dasar bagi mereka untuk berkembang,” tandasnya. (Red)









