SERANG, BANTENINTENS.CO.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang menggelar kegiatan Jumat Bersih (Jumsih) untuk menindaklanjuti temuan tumpukan sampah yang menggangu proses belajar mengajar di empat sekolah yakni SDN Lopang Cilik, SDN Kota Baru, SDN 17 dan SMPN 3 Kota Serang.

Kepala Dindikbud Kota Serang, Ahmad Nuri mengatakan, gerakan Jumsih di sekolah merupakan kegiatan rutin untuk meningkatkan kesadaran serta kepedulian guru dan siswa terhadap kebersihan di lingkungan sekolah.

“Jadi kami ingin memastikan, bukan cuma lingkungan sekolah yang bersih, tapi eksternalnya juga bersih,” katanya, Jumat (17/10/2025).

Sebelumnya, dia mengaku sempat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke SDN Lopang Cilik, Kota Baru, SMPN 3, dan SDN 17, yang ternyata terdapat tempat pembuangan sampah.

“Ini sangat tidak layak. Jadi sekolah ini terdampak baunya, menganggu proses KBM, kesehatan, dan tidak ada nilai estetik. Di tengah sekolah ini, masih ada tempat sampah bergelimang,” ujarnya.

Maka dari itu, pihaknya selaku Kepala Dindikbud Kota Serang, ingin memastikan bahwa seluruh lingkungan sekolahnya bersih dan rapih.

“Makanya hari ini, kami gotong royong Jumsih, yang juga digabungkan dengan gerakan silaturahmi nasional sodakoh Jumat pagi (Gas Jumpa),” ucapnya.

Pihaknya mengaku akan berkolaborasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya, seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Peternakan (DKP3), untuk memastikan kebersihan lingkungan sekolah.

“Saya akan tegas, dan memastikan lingkungan sekolah harus bersih. Leading sectornya ada di kami, DLH, dan Dinas Pertanian,” tegasnya. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini