SERANG, BANTENINTENS.CO.ID – Walikota Serang Budi Rustandi meninjau SDN Ciputat yang berada di Kelurahan Kaligandu, Kecamatan Serang, yang kerap terdampak banjir akibat aliran air di bagian belakang sekolah. 

Ia menyebut lokasi tersebut memang menjadi langganan genangan setiap musim hujan karena posisi bangunan yang lebih rendah dan berdekatan dengan saluran air.

Budi Rustandi menjelaskan, persoalan banjir di SDN Ciputat sudah lama terjadi. Informasi yang ia terima, rencana pembangunan saluran air di bagian depan sekolah sebelumnya sempat tertunda karena adanya penolakan warga. Namun kondisi tersebut kini berubah dan masyarakat telah memberikan persetujuan.

“Tadi laporan lurah sudah jelas, sekarang warga sudah mau dan membolehkan dibangun. Ini penting supaya air tidak lagi masuk ke area sekolah,” ujarnya, usai sidak pada Kamis (29/1/2026)

Ia menyampaikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akan menyiapkan perencanaan pembangunan dengan menaikkan elevasi bangunan sekolah agar terhindar dari banjir. Langkah tersebut dilakukan dengan tetap mengikuti ketentuan pengelolaan keuangan daerah dan mekanisme penganggaran yang berlaku.

Menurut Budi Rustandi, pembangunan fisik tidak bisa dilakukan secara langsung tanpa kesiapan anggaran. Meski demikian, sektor pendidikan menjadi perhatian utama pemerintah daerah sehingga penanganan SD Ciputat masuk dalam daftar prioritas.

“Sekolahnya akan kita tinggikan supaya tidak banjir lagi. Tapi harus mengikuti aturan keuangan. Pembangunan dilakukan setelah anggaran masuk,” katanya.

Ia menargetkan pembangunan dapat direalisasikan paling lambat tahun 2027. Namun, jika terdapat tambahan dana seperti dana insentif atau dana bagi hasil, ia membuka peluang agar pekerjaan bisa dimulai lebih cepat pada tahun berjalan.

“Kalau ada tambahan dana, akan saya masukkan program tahun ini (2026). Pendidikan jadi prioritas,” tegasnya.

Peninjauan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemkot Serang memastikan kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung aman dan nyaman, khususnya di sekolah-sekolah yang berada di wilayah rawan banjir. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini